Selasa, 06 Mei 2014

Filosofi Cinta kaum Remaja

Salam Pena, sobat muda... senang bisa berjumpa lagi, di blog yang masih seumur jagung ini (hehe bahkan belum sampai umurnya jagung). Kali ini kita akan membahas mengenai cinta, waah kalau masalah yang satu ini sudah barang tentu sangat populer di kalangan remaja. dari zaman dahulu hingga kini cinta telah ada, dan menjadi rahmat dari Tuhan YME., kepada seluruh makhluk agar hendaknya saling mengasihi dan menyayangi. Lebih dari itu cintalah juga yang pada akhirnya, mengikat tali kasih 2 insan dan mengubahnya menjadi suatu janji suci nan setia dalam balutan romantisme pernikahan. Untuk pertama hal tersebut yang perlu Kita pahami bersama, jadi cinta itu bukan hanya kamu mencintai "pacar"-mu aja, sesungguhnya cinta adalah saling mengasihi antar makhluk, kalau bangsa Indonesia udah saling mencintai...Sekuat apapun militer Amerika, kita bisa melawan...

Sampai, di sini mungkin sobat muda, bertanya-tanya, lalu apa hubungannya antara cinta dan filsafat, sehingga membentuk filosofi? ...tentu saya akan menjawab saya erat hubungannya..Filsafat merupakan sisitemasi berpikir secara radikal, menyeluruh, dan spekulatif mengenai suatu hal yang bersifat mendasar/ fundamental. secara etimologis pun, maknanya adalah mencintai kebijaksaanaan. Tuh? kan,.. ketemu kata cinta lagi. Nah, seperti yang telah dijelaskna sebelumnya bahwasannya cinta telah ada sejak zaman dulu hingga kini, dan menjadi salah satu fitrah manusia. Pemikiran-pemikiran tentang cinta pun telah banyak berkembang hingga saat ini. Banayk sekali fenomena cinta yang dapat diambil menjadi suatu ajaran bernilai filosofis. Nah, sebagai seorang pengamat yang mengkaji maslahah cinta, saya berpikir bahwasannya ada  beberapa filosofi remaja mengenai cinta, kurang lebih berikut ini :
Pucuk daun teh terlihat lebih segar
  1. Filosofi Daun Teh
    Dalam Filsofi ini banyak dipergunakan oleh para Play Boy, dalam mengakses cinta. Artinya secara istilah, teori cinta dari Filosofi yang pertama ini mengatakan bahwa, "Jika ada yang muda dan yang tua, maka kebaikan ada di yang muda". Secara otomatis teori ini dengan menafikan unsur waktu, setiap ada yang muda maka unsur psikologis akan berperan dalam mengaktifkan teori filosofi daun teh ini. sebagaimana daun teh, semakin muda dan berada di pucuk maka sudahlah tentu makin baik dalam kualitas rasa. Bagi kaum muda hal seperti ini sering terjadi, saat tahun ajaran baru dalam sekolah. Di mana, pada frase waktu itu banyak sekali dimungkinkan adanya putus hubungan. Jadi saat, waktu-waktu ini hati-hatilah kalian para pecinta. 

  2. Filosofi Sungai
    Filosofi sungai, menerangkan suatu hubungan yang apapun bentuknya baik itu pahit, manis, perih, senang semuanya tetap kembali mengalir layaknya sungai sampai pada muara di lautan. Kalau filosofi sungai ini menerangkan suatu kesetiaan
    Sungai apapun jalurnya tetap menuju muara kalau gak jadi ya ke danau
    pada pasangan hingga mencapai tujuannya dalam pernikahan. Semoga kita termasuk menjalankan filosofi sungai ini... aamiin, eiit namun ada lho yang lebih baik dari filosofi ini... lanjut deh bacanya..
  3.  Filosofi Api dan Kayu Bakar
    Waw,... inilah kata yang tepat untuk filosofi ini, dasar teorinya adalah bahwasannya suatu cinta kasih yang menggebu-gebu layaknya api membara lama-kelamaan akan padam karena kayu bakarnya telah habis. Dapat kita tangkap bahwa filosofi cinta ini berorientasi lebih pada obyek, di mana obyeknya adalah kayu bakar. Secara
    Api membara hanya menyisakan Arang
    singkat Kita dapat menyebutnya  relasi yang brsifat materialistis. Ciri-ciri dan tipikal kondisonal dari filosofi ini cukup sulit untuk diketahui, karena sifatnya yang hampir tiada kentara. Nah, tapi mungkin bisa Anda antisipasi dengan memperhatikan tingkah laku "dia",  secara berkala. Ingat cinta itu sebaiknya "apa adanya" bukan "ada apanya". hehe
  4. Filosofi Hutan Hujan Tropis
    Kalau kita membahas yang satu ini, hmmm semua pengen deh. Filosofi hutan hujan mengggambarkan suatu romansa cinta yang saling melengkapi satu sama lain, dimana Hujan meneduhkan hutan, dan hutan menyejukkan bagi adanya hujan. Selain itu nuansa rindang yamng damai jelas ditampakkan dalam filosofi ini, ia berkolaborasi dengan kekayaan batin yang tergambar dalam margasatwa dan flora di dalamnya.
    Hutan Hujan sungguh asri  nan damai
    Sementara itu bagi "Si Hujan" ia mengandung banyak air, yang bermakna memberikan warna kesabaran dalam suatu hubungan. Semoga Kita bisa mendapatkan keadaan romansa cinta dalam konteks filosofi ini.
  5. Filosofi Tali Putri  
    Ini merupakan landasan teori umum dari semua Play Boy, tingkat tinggi di mana cinta baginya adalah bahan/ obyek yang bisa dilahapnya dengan mudah. Karakteristik cinta ini lebih mengacu pada perluasan area dan obyek cinta dengan tetap menitikberatkan pada nilai ekonomis (materialistis) dan keindahan obyek.
    Tali putri ancaman sekitarnya tiada terduga
    Dan ketika inang tali putri telah habis, ia akan mecari indukan inang baru. Ciri-ciri dari munculnya filosofi ini dalam hubungan Anda mungkin akan sangat sulit ditengarai karena, kebanyakan dilakukan oleh Play Boy kelas atas yang  experienced. Jadi labih baik tetaplah berpegang teguh dan dengarkan suara hati apabila sobat muda merasa ada yang ganjil.

    Secara umum, sesungguhnya teori-teori di atas juga dapat diterapkan untuk semua gender baik laki-laki maupun perempuan. nah itulah kurang lebih beberapa teori cinta kontemporer yang mungkin lazim berkembang saat ini. Nah, kan udah baca,.. hehe tinggal lihat dan cocokkan dengan dunia nyata sobat muda... maaf bila ada interpretasi nilai filosofi yang salah menurut sobat muda.., So Enjoy....with your Love, if you feel Enjoy... Mungkin ada beberapa filosofi  cinta lainnya yang sobat muda temukan, ayoo Kita saling berbagi dan sharing di sini,... Kita kembangkan wawasan yang menyenangkan bersama... :)   Semoga bisa bermanfaat...

6 komentar:

  1. ini bisa menjadi landasan filsuf kehidupan asmara anda.. :D

    BalasHapus
  2. ini kok isinya kopi paste, bukane tidak boleh... oya jangan lupa sabtu besok harus ada tulisannya lagi lo !!!

    co. diktat es-hbs

    BalasHapus
  3. Hehe...@angga: ok ngga salam pena warna.. :D
    waw....:D, @lpm, bagaimanan bisa Anda mengatakan ini kopas...ini murni pemikiran saya...mas... , hmmm, tapi saya tetap menghargai apresiasi dari mas, yang mengunjungi blog ini... hehe.trims. artikel ini muncul saat saya belajar di malam hari.....

    BalasHapus
  4. kalau boleh tau, mas.. blog apa yang menyerupai artikel saya? saya biar bisa memmbandingkan..

    BalasHapus